BABI PENDAHULUAN A. Latar Belakang Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan nasional. Salah satu risiko yang dapat terjadi akibat kondisi anemia adalah Kejadian anemia pada ibu hamil pada tahun 2018 cukup tinggi yaitu 48,1%. Selain itu, AKI di Indonesia khususnya di Provinsi Jawa Tengah cukup sebelumhamil < 17,00 dan ibu menderita anemia (Hb <11 gr%). 6. Dampak KEK Menurut Lubi. s (2003) bahwa dampak yang dapat ditimbulkan dari ibu dengan KEK, antara lain : 1) Dampak pada Ibu Gizi kurang pada ibu hamil dapat menyebabkan resiko dan komplikasi pada ibu, antara lain : anemia, perdarahan, berat badan ibu tidak Makalahanemia pada ibu hamil BAB I Berdasarkan dari data yang di peroleh di dinas propinsi Sulawesi tahun 2005, anemia pada ibu hamil didapatkan 45.410 dari 104.271 ibu hamil yang memeriksakan dirinya, yang terbagi atas ; anemia ringan sebanyak 42.043 orang (40,32%). Anemia berat dengan sebanyak 3.467 orang (3,32%) dan tidak mengalami BAB1 : PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang tahun 2014, angka kejadian anemia pada wanita usia subur tahun 2011 dari seluruh negara di dunia adalah 29%. Hasil Riskesdas pada tahun 2013 melaporkan bahwa memasukan konseling pada ibu hamil dalam "Paket Intervensi Gizi Efektif", namun Halini telah dibuktikan di Thailand bahwa penyebab utama anemia pada ibu hamil adalah karena defisiensi besi (43,1%. Demikian pula dengan studi di Tanzania memperlihatkan bahwa anemia ibu hamil berhubungan dengan defisiensi zat besi (p = 0,03), vitamin A (p =0,004) dan status gizi (LILA) (p = 0,003). 7 Terdapat korelasi yang erat antara anemia lbCW.

makalah anemia pada ibu hamil bab 2