Beritadan foto terbaru KH Maimun Zubair - Dinilai Buat Postingan Tak Baik Tentang Mbah Moen, Oknum Wartawan Dipolisikan YaAllah, Ya Tuhan kami, jadikanlah diantara keduanya, keserasian yang tidak ada putus dan ujungnya dan jauhkanlah keduanya dari permusuhan dan perpisahan dengan rahmat-Mu, Wahai Dzat Yang Maha Penyayang orang-orang yang penyayang. ๏ปฟThisentry was posted in Audio and tagged KH. Maimun Zubair, NU, Taushiah. Bookmark the permalink Syiah 4 Syubhat Umum 234 Syubhat Wahabi 34 Wahabi 'Rasa Aswaja' 850 Manajemen Qalbu 224 Doa dan Dzikir 124 Ilmu Hikmah 158 Kajian 19 Khutbah 66 Motivasi 361 Tashawuf 441 Ngaji Online 5 Audio 256 Download 53 Makatak ada yang mengherankan kalau seorang seperti Simbah Kyai Maimun Zubair entah sejak kapan beristiqomah berangkat haji setiap tahunnya. Keterbatasan quota ONH tak pernah menghalangi beliau. Apa pun jalan yang mungkin, beliau tak ragu menempuhnya. Visa jenis apa pun beliau mau. Tak ada visa haji, visa ziaroh pun boleh. 1 Jangan menikah kalau masih bergantung hidup kepada orangtua. Terutama laki-laki. Temukanlah pekerjaan dan nafkahilah anak istri dari hasil jerih payah keringatmu sendiri. Y7rHyc. Jombang, NU Online Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah, dijadwalkan hadir dalam peringatan 100 hari meninggalnya KH Abdurrahman Wahid alis Gus di Pondok Tebuireng, Jombang. Kiai sepuh itu mendapatkan bagian membaca doa dalam acara itu. Menurut Ustadz Anas, salah satu panitia, acara tahlil 100 hari Gus Dur itu dimulai setelah shalat isya. Acara akan dibuka KH Salahuddin Wahid dari perwakilan keluarga. Sedangkan pembacaan surat Yaasin akan dipimpin KH Ahmad Fatoni dari Mojokerto. Untuk pembacaan tahlil dipimpin Ustad Chariris Shakih, alumnus Pondok Pesantren Madrastul Qur'an Tebuireng. KH Maimun Zubair atau Mbah Mun rencanaya akan memimpin doa. Dan terakhir adalah mantan menteri agama KH Tolchah Hasan. Beliau akan memberikan tausyiah. Alhamdulillah, saat ini Kiai Tolchah sudah hadir, kata Ustadz Anas, Kamis 8/4 malam seperti dilansir Selain Tolchah Hasan, kerabat Gus Dur juga sudah datang. Mereka adalah Yeni Wahid bersama suaminya Dhohir Farisi, Alissa Wahid, serta Inayah Wulandari. Sedangkan saudara Gus Dur yang sudah datang adalah Aisyah Wahid dan Lily Chadijah Wahid. mad BerandaKH. Maimoen ZubairDoa KH. Maimoen Zubair untuk Persatuan dan Kesatuan Bangsa November 30, 2021 0 Komentar Ini Doa KH. Maimoen Zubair di Majelis Dzikir Hubbul Wathon. Photo EmbunHatiDOA ISLAM - Kiai sepuh NU, KH Maimoen Zubair berkenan berdoa pada penutup deklarasi dan halaqah alim ulama yang digelar Majelis Dzikir Hubbul Wathon di hotel Borobudur, Jakarta, Kamis malam 13/7. Setelah berdoa dengan menggunakan bahasa Arab, ia menggunakan bahasa Indonesia. Kemudian ditutup lagi dengan doa berbahasa Arab. Berikut doa pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang Jawa Tengah ituYa allah ya robbi jadikanlah pertemuan kami ini adalah pertemuan yang penu Kau rahmati sehingga benar-benar apa yang kita kumpul pada malam ini, malam ini, berkumpul untuk hubbul wathan minal iman, cinta kepada tanah air. Cinta kepada bangsa. Cinta kepada yang Kau berikan kepada kami nikmat yang besar ini, adalah negara Republik Indonesia, Negara Kesatuan yang berdasarkan Allah, ya Rabbi. Kita mengetahui segala apa pun adalah menurut kehendak-Mu. Segala apa pun itu kudrat iradat-Mu. Kau menjadikan bangsa kami alhamdulillah menjadi bangsa yang benar-benar menjadi tuntunan setelah sudah runtuhnya yang Kau berikan adalah empat. Sedangkan yang empat itu adalah satu hal, semuanya kita ketahui harus merujuk kepada yang empat. Kita mempunyai pilar yang empat, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan yang akhir Undang-Undang Allah, pilar empat ini, jadikanlah sebagai pilar Kau perintahkan kepada kami bahwa ketenteraman, kebahagiaan, kestabilan, segala apa kenikmatan, kembali kepada adalatul umara, kepada ilmul ulama, dan kepada syakhawatul aghniya, dan terakhir duaโ€™ul fuqara. Fuqara yang Kau maksud adalah hamba-hamba-Mu, wali-wali-Mu, yang Kau tidak tolak karena itu, kita beristighfar kepada-Mu dan kemudian minta istighatsah kepada-Mu, kemudian wasilah kepada-Mu, nabi-nabi-Mu, wali-wali-Mu,Kuatkanlah persatuan bangsa kami, persatuan bangsa kami ini sehingga mempunyai pilar empat sebagaimana yang Engkau firmankan bahwa awal kali Kau bina di bumi ini adalah mempunyai pilar empat yaitu kaโ€™ Halaqah yang diinisiasi Rais Aam PBNU KH Maโ€™ruf Amin itu dihadiri Presiden RI Joko Widodo, Wakil Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan sekitar 700 ulama. NU Online/ ini telah dipostingkan di NU Online, dengan judul Inilah Doa KH Maimoen Zubair di Majelis Dzikir Hubbul Wathon Selain itu, doa turut disampaikan oleh beberapa pemimpin daerah. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut Allah SWT memanggil pulang Mbah Moen di Tanah Suci yang dekat dengan janah atau surga-Nya melalui akun Twitter-nya. Anies juga mengirimkan surat Al-Fatihah untuk arwah Mbah Moen."Yang Maha Penyayang memanggilnya pulang di Tanah Suci, jauh dari tanah lahir, dekat dengan jannah-Nya. Sungguh kehilangan besar bagi kita. Lahul fatihah. ABW," tutur Anies. Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil RK juga berdoa untuk Mbah Moen agar wafat dalam keadaan husnul khatimah. Doa tersebut disampaikan RK lewat akun Instagram-nya lengkap dengan foto kolasenya bersama Mbah Moen."Semoga Allah SWT tempatkan beliau di tempat terbaik di sisiNYA. Dan semoga Husnul Khotimah. Dan keluarga yang ditinggalkan semoga diberi kekuatan dan kesabaran. Aamiin," tulis Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga turut mendoakan Mbah Moen. Dia juga mengajak seluruh rakyat Indonesia agar bersama berdoa untuk almarhum."Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama berdoa bagi almarhum, semoga, diterima dan diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT, khusnul khotimah, dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan kesabaran," kata doa tersebut turut disampaikan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Risma juga mengajak semua orang yang mencintai Mbah Moen ikut berdoa."Insyaallah, beliau husnul khatimah. karena saya yakin banyak yang mencintai beliau dan mendoakan beliau," kata kini sosok ulama pemersatu bangsa itu telah tiada. Jenazah kiai karismatik telah dimakamkan di pemakaman Al Ma'la, Mekah, pada Selasa 6/8/2019 sekitar pukul waktu Saudi. Saat proses pemakaman, doa dan tahlil terus mengalir untuk mengantar kepergiannya. Selamat jalan Mbah Moen... rdp/idh โ€“ Doa Mbah Maimun Zubair saat bertemu Presiden Jokowi di Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah, menjadi perbincangan publik, lantara menyebut nama Prabowo saat memimpin doa. Diduga, Mbah Maimun keseleo lidah, sehingga dia menyebut nama Prabowo. Padahal, dia sedang mendoakan Jokowi. Namun tidak banyak yang tahu doa Mbah Maimun lantaran diucapkan dengan bahasa Arab. Karena itu, Jokowi dan sejumlah pejabat yang menemaninya tak terpengaruh saat Mba Maimun menyebut nama Prabowo dalam doanya. Berikut ini klarifikasi doa Mbah Maimun Banyak teman-teman yang menanyakan kebenaran isi konten potongan video doa berbahasa arab yang dikirimkan ke saya. Kalau diterjemah, kurang lebihnya begini ุงุฌุนู„ ู…ู† ูŠุง ุฅู„ู‡ู†ุง ููŠ ุฌู†ุจู†ุง ูŠุง ุฅู„ู‡ู†ุง ูŠุง ุงู„ู„ู‡ ู‡ุฐุง ุงู„ุฑุฆูŠุณ . ู‡ุฐุง ุงู„ุฑุฆูŠุณ ูุงูƒ ูุฑุงุจุงูˆุง ุงุฌุนู„ู‡ ูŠุง ุฅู„ู‡ู†ุง ููŠ ุงู„ู…ุฑุฉ ุงู„ุซุงู†ูŠุฉ ู†ุงุฆู„ุง ุฃุตูˆุงุชุง ูƒุซูŠุฑุฉ โ€œJadikanlah Ya Allah orang di sampingku ini Presiden, Presiden ini yaitu Pak Prabowo, jadikanlah dia Ya Allah untuk kedua kalinya dengan perolehan suara yang banyakโ€. Kemudian oleh oknum, video termaksud difahami dan disebarkan dengan caption sebagai โ€œdoa Mbah Maimoen untuk Bapak Prabowoโ€, hanya berdasar kata โ€œPrabowoโ€ yang diucapkan Mbah Maimoen dalam rangkai doa tersebut. Saya menjawab bahwa isi konten adalah asli dan tidak hasil editan merubah kata, adapun kesimpulan tersebut hemat kami adalah kesimpulan yang salah secara tinjauan disiplin ilmu bahasa arab. Dan perlu diperhatikan bahwa Potongan video termaksud tidak berdiri sendiri. Akan tetapi dilengkapi dengan rangkaian sebelum dan sesudahnya. Bahkan terakhir setelah penutupan acara dari MC, Mbah Maimoen langsung klarifikasi bahwa beliau tadi salah ucap sabqul lisan dan yang dimaksudkan beliau tadi adalah Bapak Jokowi sebagai ganti kata Bpk. Prabowo. Clear seketika. Meskipun tanpa klarifikasi sekali pun, sebetulnya tidak ada masalah bagi ahli bahasa arab. Akan tetapi masalahnya tidak semua yang dengar itu ahli. Coba pelajari tentang isim isyaroh, bahwa ketika berkumpul antara penyebutan nama dan kata petunjuk isim isyarah dan terjadi perselisihan maka yang dimenangkan adalah kata petunjuk, bukan nama yang disebut. Dalam hal ini, perselisihan antara penyebutan kata Prabowo dan kata tunjuk HADZA ini, jelas dimenangkan kata tunjuk, bukan penyebutan nama. ูŠู‚ูˆู„ ุฃุจูˆ ุญู†ูŠูุฉ โ€“ ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ โ€“ ุฅุฐุง ุงุฌุชู…ุนุช ุงู„ุฅุดุงุฑุฉ ูˆุงู„ุชุณู…ูŠุฉ ูุชุนุชุจุฑ ุงู„ุฅุดุงุฑุฉ ู„ูƒูˆู†ู‡ุง ุฃุจู„ุบ ููŠ ุงู„ู…ู‚ุตูˆุฏ ูˆู‡ูˆ ุงู„ุชุนุฑูŠู . ูˆุธุงู‡ุฑ ูƒู„ุงู… ุงู„ุดุงูุนูŠุฉ ุชุบู„ูŠุจ ุงู„ุฅุดุงุฑุฉ ุนู„ู‰ ุงู„ุนุจุงุฑุฉ ุฅุฐุง ุงุฌุชู…ุนุชุง ูˆุงุฎุชู„ู ู…ูˆุฌุจู‡ู…ุง ูˆุญู…ู„ ุฐูƒุฑ ุงู„ุนุจุงุฑุฉ ุนู„ู‰ ุงู„ุบู„ุท . ู‚ุงู„ ุงู„ุฒุฑูƒุดูŠ ุฅุฐุง ุงุฌุชู…ุนุช ุงู„ุฅุดุงุฑุฉ ูˆุงู„ุนุจุงุฑุฉ ูˆุงุฎุชู„ู ู…ูˆุฌุจู‡ู…ุง ุบู„ุจุช ุงู„ุฅุดุงุฑุฉ ูˆูŠุญู…ู„ ุฐูƒุฑ ุงู„ุนุจุงุฑุฉ ุนู„ู‰ ุงู„ุบู„ุท ุŒ ูˆูˆุฌู‡ ุฃู† ุงู„ุฅุดุงุฑุฉ ู‡ูŠ ุงู„ุฃุตู„ ููŠ ุงู„ุชุนุฑูŠู ุŒ ุฅู†ู…ุง ุฌุนู„ ุงู„ุฃุณุงู…ูŠ ู†ุงุฆุจุฉ ุนู†ู‡ุง ููŠ ุญุงู„ุฉ ุงู„ุบูŠุจุฉ ูƒู…ุง ู„ูˆ ุญู„ู ู„ุง ูŠุฃูƒู„ ู…ู† ู„ุญู… ู‡ุฐู‡ ุงู„ุจู‚ุฑุฉ ูˆุฃุดุงุฑ ุฅู„ู‰ ุณุฎู„ุฉ ุŒ ูˆุฃูƒู„ ู…ู†ู‡ุง ูŠุญู†ุซ ู‚ุทุนุง. Atau tanya langsung pada Masternya, yaitu asy-Syaikh Ahmad Dawam Afandi ___ Pak Prabowo jadi Presiden RI aja belum pernah sekalipun kok didoakan untuk kedua kali itu logikanya bagaimana lur dulur?? Akhirnya, kami akhiri dengan mengutip kata Bpk. Jokowi yang mengutip kata Cak Lontong โ€œMikirโ€ฆ..โ€ Sarang, 01 Februari 2019 adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual. 15 April 2019 โ€ข 1202 am Ini ุจูุณู’ู…ู ุงู„ู„ู‡ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ูŽู†ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญููŠู’ู…ู . ุงูŽู„ู’ุญูŽู’ุฏู ู„ู„ู‡ู ุฑูŽุจูู‘ ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู’ู†ูŽ ุญูŽู…ู’ุฏู‹ุง ูŠููˆูŽุงููู‰ ู†ูุนูŽู…ูŽู‡ู ูˆูŽูŠููƒูŽุงููุฆู ู…ูŽุฒููŠู’ุฏูŽู‡ู ูŠูŽุงุฑูŽุจู‘ูŽู†ูŽุง ู„ูŽูƒูŽ ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ูƒูŽู…ูŽุง ูŠูŽู†ู’ุจูŽุบูู‰ ู„ูุฌูŽู„ูŽุงู„ู ูˆูŽุฌู’ู‡ููƒูŽ ูˆูŽุนูŽุธููŠู’ู…ู ุณูู„ู’ุทูŽุงู†ููƒูŽ ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุตูŽู„ูู‘ ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ุตูŽู„ูŽุงุฉู‹ ุชูŽู…ู’ู„ุงูŽุกู ุฎูŽุฒูŽุงุฆูู†ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ู†ููˆู’ุฑู‹ุง ูˆูŽุชูŽูƒููˆู’ู†ู ู„ูŽู†ูŽุง ูˆูŽู„ูู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู’ู†ูŽ ููŽุฑูŽุฌู‹ุง ูˆูŽููŽุฑูŽุญู‹ุง ูˆูŽุณูุฑููˆู’ุฑู‹ุง ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ูู‡ู ูˆูŽุตูŽุญู’ุจูู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูู‘ู…ู’ ุชูŽุณู’ู„ููŠู’ู…ู‹ุง ูƒูŽุซููŠู’ุฑู‹ุง . ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุงุฌู’ุนูŽู„ู’ ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ุนูŽู‚ู’ุฏูŽ ุนูŽู‚ู’ุฏู‹ุง ู…ูุจูŽุงุฑูŽูƒู‹ุง ุนูŽู‚ู’ุฏู‹ุง ู„ูŽูŠู’ุณูŽุชู’ ุนูŽุงู‚ูุจูŽุชูู‡ู ููุฑูŽุงู‚ู‹ุง ูˆูŽู„ูŽุง ุฎูุตููˆู’ู…ู‹ุง ุนูŽู‚ู’ุฏู‹ุง ู…ูุจูŽุงุฑูŽูƒู‹ุง ู„ูŽู‡ูู…ูŽุง ูˆูŽุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ูŽุง ููู‰ ุฃููˆู’ู„ูŽุงู‡ูู…ูŽุง ูˆูŽุฃูุฎู’ุฑูŽุงู‡ูู…ูŽุง ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽู„ู’ู‚ูŽุงูƒูŽ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุฑูŽุงุถู ุนูŽู†ู’ู‡ูู…ูŽุง ูŠูŽุงุฑูŽุจู‘ูŽ ุงู„ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู’ู†ูŽ . ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ูˆูŽุณูู‘ุนู’ ู„ูŽู‡ูู…ูŽุง ุงู„ุฃูŽุฑู’ุฒูŽุงู‚ูŽ ูˆูŽุญูŽุณูู‘ู†ู’ ู„ูŽู‡ูู…ูŽุง ุงู„ุฃูŽุฎู’ู„ุงูŽู‚ูŽ ูˆูŽุฃูŽุนูุฐู’ู‡ูู…ูŽุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ุดูู‘ุฑู’ูƒู ูˆูŽุงู„ุดู‘ูŽูƒูู‘ ูˆุงู„ู†ูู‘ููŽุงู‚ู ูˆูŽุณููˆู’ุกู ุงู„ุฃูŽุฎู’ู„ุงูŽู‚ู . ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุงุฌู’ุนูŽู„ู’ ุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ูู…ูŽุง ูŠูŽุงุฅูู„ูŽู‡ูŽู†ูŽุง ุงู„ูˆูููŽุงู‚ูŽ ู…ูŽุงู„ูŽุงู†ูู‡ูŽุงูŠูŽุฉูŽ ูˆูŽู„ูŽุงุบูŽุงูŠูŽุฉูŽ ูˆูŽุฌูŽู†ูู‘ุจู’ู‡ูู…ูŽุง ุนูŽู†ู ุงู„ุชู‘ูŽุฎูŽุงุตูู…ู ูˆูŽุงู„ููุฑูŽุงู‚ู ุจูุฑูŽุญู’ู…ูŽุชููƒูŽ ูŠูŽุง ุฃูŽุฑู’ุญูŽู…ูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽุงุญูู…ููŠู’ู†ูŽ . ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุงุฌู’ุนูŽู„ู’ ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู†ูู‘ูƒูŽุงุญูŽ ุฃูŽุจูŽุฏููŠู‘ู‹ุง ุณูŽุฑู’ู…ูŽุฏููŠู‘ู‹ุง ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽู„ู’ู‚ูŽุงูƒูŽ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุฑูŽุงุถู ุนูŽู†ู’ู‡ูู…ูŽุง ูŠูŽุงุฑูŽุจู‘ูŽ ุงู„ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู’ู†ูŽ . ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุงุฌู’ุนูŽู„ู’ ู…ูŽุนูŽุงุดูŽู‡ูู…ูŽุง ู…ูŽุนูŽุงุดู‹ุง ุทูŽูŠูู‘ุจู‹ุง ูˆูŽุญูŽูŠูŽุงุฉู‹ ุทูŽูŠูู‘ุจูŽุฉู‹ ุฑูŽุงุถููŠูŽุฉู‹ ู…ูŽุฑู’ุถููŠู‘ูŽุฉู‹ ูˆูŽุงุฑู’ุฒูู‚ู’ ู„ูŽู‡ูู…ูŽุง ุฐูุฑูู‘ูŠู‘ูŽุฉู‹ ุทูŽูŠูู‘ุจูŽุฉู‹ ุชูŽูƒููˆู’ู†ู ู…ูŽุนู’ู‚ูุจูŽุฉู‹ ุนูŽุงู‚ูุจูŽุฉู‹ ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ุชูŽูƒููˆู’ู†ู ุณูŽุจูŽุจู‹ุง ู„ูู‚ูุฑู‘ูŽุฉู ุฃูŽุนู’ูŠูู†ูู‡ูู…ูŽุง ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูŽุง ุชูŽุดูŽุขุกู ู‚ูŽุฏููŠู’ุฑูŒ ูˆูŽุจูุงู„ู’ุฅูุฌูŽุงุจูŽุฉู ุฌูŽุฏููŠู’ุฑูŒ . ุฑูŽุจู‘ูŽู†ูŽุข ุขุชูู†ูŽุง ููู‰ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ูˆูŽููู‰ ุงู„ู’ุฃูŽุฎูุฑูŽุฉู ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ูˆูŽู‚ูู†ูŽุง ุนูŽุฐูŽุงุจูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู . ูˆูŽุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ูˆูŽู…ูŽูˆู’ู„ูŽุงู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ูู‡ู ูˆูŽุตูŽุญู’ุจูู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูู…ู’. ูˆูŽุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ูู„ู„ู‡ู ุฑูŽุจูู‘ ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู’ู†ูŽ โ€œDengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmat-Nya dan akan menjamin tambahan nikmat-Nya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala bentuk pujian, sebagaimana pujian yang layak kepada Dzat-Mu Yang Maha Agung, dan kepada kerajaan-Mu yang Maha Besar. Ya Allah, berikanlah rahmat-Mu kepada junjungan kami Nabi Muhammad saw., dengan rahmat yang penuh cahaya sebagai simpanan di sisi Allah dan menjadi kemudahan, kebahagiaan dan kegembiraan bagi kami dan orang-orang mukmin dan berikanlah rahmat-Mu kepada keluarga dan para sahabatnya, serta selamatkanlah mereka dengan keselamatan yang sempurna. Ya Allah, jadikanlah akad ini, akad yang penuh berkah, akad yang tidak ada setelahnya perpisahan perceraian maupun permusuhan, akad yang diberkahi bagi keduanya dan kepada keduanya dari awal sampai akhirnya hingga keduanya bertemu Engkau dan Engkau ridha kepada keduanya Wahai Tuhan Semesta Alam. Ya Allah, luaskanlah rezeki bagi keduanya dan baguskanlah akhlaq bagi keduanya serta lindungilah keduanya dari perbuatan syirik, ragu-ragu, nifaq dan akhlaq yang buruk. Ya Allah, Ya Tuhan kami, jadikanlah diantara keduanya, keserasian yang tidak ada putus dan ujungnya dan jauhkanlah keduanya dari permusuhan dan perpisahan dengan rahmat-Mu, Wahai Dzat Yang Maha Penyayang orang-orang yang penyayang. Ya Allah, jadikanlah pernikahan ini, pernikahan yang abadi dan langgeng hingga bertemu Engkau dan Engkau ridha kepada keduanya, Wahai Tuhan Semesta Alam. Ya Allah, jadikanlah mata pencaharian keduanya, mata pencaharian yang baik dan penghidupan yang baik, nikmat dan diridhai serta berikanlah rezeki bagi keduanya anak keturunan yang baik-baik dan membawa kebaikan serta menjadi penyenang hati bagi keduanya, Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu dan selalu segera dalam memenuhi permohonan. Wahai Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari api neraka. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan dan panutan kami Nabi Muhammad saw. dan kepada keluarganya serta sahabat-sahabatnya. Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam.โ€ Wallahu Aโ€™lam Diterjemahkan Oleh Saifurroyya Sumber Doa Dari KH. Maimun Zubair Pengasuh Ponpes Al-Anwar, Sarang, Rembang Kunjungi Filed under Mutiara Kata, Tasawuf, Tokoh

doa kh maimun zubair